Peluang Usaha dan Peluang Bisnis

peluang usaha-peluang bisnis-ayat kursi-riyadhoh-penglaris-melariskan dagangan jualan perniagaan-bisnis online-internet marketing-sedekah-rezeki-rejeki-sholat dhuha-dhuha-riyadhohayatkursi.comMerebaknya peluang usaha dan peluang bisnis di media internet tentunya bisa menjadi alternatif di dalam mencari rezeki-rejeki Allah selain dengan menjadi pegawai atau karyawan. Saya pribadi sangat senang dan mendukung tentang wacana entrepreneurship atau kewirausahaan tersebut. Karena Rosulullah Nabi Muhammad SAW adalah seorang entrepreneur sejati.

Wacana kewirausahaan atau entrepreneurship ini pun juga sudah saya sarankan untuk staff saya di kantor. Dimana untuk memulai suatu usaha dan bisnis harus dimulai dari sekarang disaat masih menjadi karyawan atau pegawai. Bukan nanti setelah pensiun baru memulai bisnis dan usaha. Dalam artian jangan sampai uang pensiun atau uang pesangon dijadikan sebagai modal awal untuk memulai sebuah usaha dan bisnis. Uang pensiun atau uang pesangon tersebut di tengah jalan pasti akan habis bila dijadikan modal awal untuk memulai sebuah bisnis dan usaha. Dimana idealnya uang pensiun atau uang pesangon tersebut sebagai modal tambahan untuk mengembangkan usaha dan bisnis, bukan untuk modal awal di dalam memulai atau pun mengawali sebuah bisnis dan usaha.

Karena bagaimana pun di dalam memulai dan menjalankan usaha dan bisnis itu tidak sedikit kendala dan permasalahan yang akan dihadapi yang tidak hanya menyita waktu, tenaga dan pikiran. Tetapi juga uang sebagai modal usaha dan bisnis.

Soal nantinya bisnis dan usaha tersebut berkembang menjadi semakin besar dan bisa menjadi sandaran keuangan dan ekonomi rumah tangga dan keluarga, staff saya tersebut bisa mengundurkan diri agar lebih fokus untuk mengembangkan bisnis dan usaha tersebut. Dan secara otomatis sudah membantu pemerintah dan negara di dalam membuka lapangan pekerjaan baru untuk yang lain. Dan secara parsial di dalam perusahaan tempat saya bekerja akan terjadi proses regenerasi dengan membuka lowongan kerja untuk perekrutan karyawan baru tentunya. Karena bagaimana pun suatu perusahaan atau organisasi apabila tidak ada regenerasi pasti lambat laun akan mati. Regenerasi tidak hanya sekedar untuk penyegaran saja tetapi juga bagian dari inovasi perusahaan atau organisasi untuk menumbuhkan dan menciptakan ide-ide baru dalam sebuah produktifitas kerja.

Kembali kepada peluang usaha dan peluang bisnis, di media internet banyak sekali ragam peluang usaha dan peluang bisnis yang ditawarkan yang disertai dengan testimoni. Tetapi yang perlu diperhatikan di dalam melihat peluang usaha dan peluang bisnis jangan hanya karena ikut-ikutan. Karena belum tentu kesuksesan dan keberhasilan seseorang dalam bidang bisnis dan usaha tertentu anda juga bisa sukses dan berhasil terhadap bisnis tersebut. Saya pernah cerita kisah nyata dalam bentuk tulisan yang lain di blog sebelah tentang penjual nasi goreng, dan kebetulan pada saat saya menulis postingan ini namanya lupa. Si penjual ini berjualan nasi goreng keliling di perumahan tempat saya tinggal karena saudara-saudaranya juga berjualan nasi goreng keliling, dan bisa dibilang sukses karena setiap hari selalu habis jualannya. Tetapi ini tidak berlaku untuk si penjual nasi goreng tersebut. Setiap harinya selalu masih ada sisa dan harus membuang nasi sisa jualannya tersebut.

Dan itu merupakan salah satu ciri khas masyarakat kita, apabila ada orang lain entah saudara, tetangga atau teman yang sukses dalam bidang bisnis dan usaha tertentu ikut-ikutan dengan bisnis dan usaha yang sama. Bukannya kesuksesan dan keberhasilan yang di dapat tetapi justru kegagalan yang diperoleh. Dalam usaha dan bisnis jangan sampai menjadi follower atau pengikut-pengekor. Karena hidup adalah pilihan dengan berbagai pilihan yang harus disertai dengan perjuangan. Bukankah hidup adalah perjuangan juga ?

Akhirnya saya menyarankan si penjual nasi goreng tersebut untuk berjualan nasi ayam goreng tepung dengan sambal lalapan. Berselang dua minggu kemudian si penjual nasi goreng tersebut mengikuti saran saya. Dan Alhamdulillah sampai sekarang jualannya selalu habis dengan membawa dua tempat nasi. Dimana sewaktu masih berjualan nasi goreng dengan membawa satu tempat nasi saja tidak pernah habis. Dan setiap kali saya membeli tidak pernah mau menerima uang dari saya. Katanya sebagai ucapan terima kasih. Apakah lantas saya mau diperlakukan seperti itu ? Tentu saja tidak! karena bagaimana pun itu adalah rezeki-rejeki si penjual nasi goreng yang sudah ber-metamorfosis menjadi penjual nasi ayam goreng tepung dengan sambal lalapan. Caranya dengan menyelipkan uang tersebut di bawah tempat nasi atau tempat ayam goreng tepungnya.

Lantas bagaimana untuk menemukan peluang usaha dan peluang bisnis yang cocok dan mendatangkan rezeki-rejeki yang berkah dan berkesinambungan? Apakah cukup hanya ikhtiar lahir dengan mencari informasi kesana kemari dan mengikuti workshop dan pelatihan kewirausahaan saja?

Sudah banyak orang sebagai bukti nyata menjadi korban sebuah usaha dan bisnis yang gagal, dan berujung dengan dikejar-kejar juru tagih dan debt collector atau teman untuk menagih hutang. Semua itu hanya karena berbekal modal nekat, modal ikut-ikutan dan modal keyakinan pasti sukses dan berhasil. Memang pada akhirnya bisa sukses dan berhasil dikejar hutang yang harus dilunasi tetapi bisnis dan usahanya sendiri tidak sukses dan berhasil. Tentunya anda tidak ingin seperti itu bukan ?

Dalam hal ini sekali lagi jangan tinggalkan ikhtiar batin, ikhtiar batin mencakup semua bidang kehidupan apa pun. Termasuk untuk mencari dan menemukan peluang usaha dan peluang bisnis yang cocok dan yang bisa memberikan rezeki-rejeki yang berkah secara berkesinambungan.

Kerjakan istikharah dengan Riyadhoh Ayat Kursi. Riyadhoh Ayat Kursi ini tidak hanya sebagai sarana istikharah untuk mencari jodoh dan mencari lowongan kerja tetapi bisa juga sebagai sarana untuk mencari dan mendapatkan peluang usaha dan peluang bisnis yang cocok dan yang bisa memberikan rezeki-rejeki yang berkah secara berkesinambungan.

Di dalam menjalani hidup jangan sampai jauh dan lepas dari aspek spiritual berupa ikhtiar batin. Karena dibalik kesuksesan dan keberhasilan selalu ada aspek spiritual berupa ikhtiar batin yang menyertainya. Termasuk dalam hal mencari dan menemukan peluang usaha dan peluang bisnis.

Semoga bermanfaat…

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.

Ilmu Hikmah Instan

ilmu hikmah instan-supranatural- metafisika-parapsikologi-paranormal-riyadhohayatkursi.com-langit-angkasa-sedekah-ayat kursiBeberapa waktu yang lalu saya menyempatkan diri untuk refreshing dengan jalan-jalan untuk menyegarkan badan dan pikiran dari kepenatan pekerjaan. Dalam refreshing tersebut saya sempat mampir di sebuah kios yang menjual berbagai macam majalah, tabloid, koran dan surat kabar. Kemudian saya mengambil sebuah majalah yang berisikan tentang dunia ghaib/gaib, misteri, supranatural, parapsikologi, metafisika, mistis, tenaga dalam dan okultisme/occultism. Iseng-iseng saya buka halaman demi halaman majalah tersebut. Isinya selain cerita misteri juga iklan-iklan perguruan ilmu hikmah dan paranormal dengan berbagai macam gelar dan predikat.

Iklan-iklan tersebut menawarkan benda-benda bertuah dan berbagai keilmuan yang salah satunya adalah ilmu hikmah instan. Dimana dengan ilmu hikmah instan tersebut seseorang akan bisa menguasai ilmu terawangan, ilmu kebal, ilmu pengasihan dan masih banyak macam ilmu kesaktian lainnya yang berkaitan dengan ilmu hikmah. Dimana iklan-iklan sejenis juga bisa ditemui di berbagai media yang berisikan sama seperti di tabloid, koran, surat kabar maupun di internet.

Dengan melihat dan membaca iklan-iklan yang terpasang di majalah tersebut saya seperti kembali ke masa 30 tahun yang lalu pada saat saya masih suka berburu dan belajar ilmu-ilmu seperti yang ada di dalam iklan tersebut. Tetapi saat itu saya tidak mengenal dengan istilah ilmu hikmah instan. Yang saya tahu untuk menguasai ilmu-ilmu tersebut saya harus menjalani proses berupa adab dan tata cara yang berbeda dari masing-masing keilmuan yang berbeda pula. Saya juga masih ingat bagaimana saya harus mengulang metode latihan pernafasan yang sama minimal selama hampir satu tahun untuk bisa mendapatkan hasil dalam satu tingkatan di salah satu perguruan bela diri pernafasan. Jadi tidak dengan cara instan.

Sebenarnya ilmu hikmah tidak berbeda dengan ilmu-ilmu yang lain seperti dalam bidang akademis. Bila di ilmu akademis ada jurusan ekonomi yang meliputi manajemen dan akuntansi, jurusan teknik yang meliputi teknik sipil, teknik elektro, teknik elektronika, teknik industri, teknik kimia dan lain sebagainya. Di mana dalam mempelajarinya perlu waktu dan proses yang tidak bisa dikatakan instan untuk bisa menguasainya dan menjadi mahir. Termasuk bagi anda yang belajar ilmu hikmah dengan cara atau metode isian atau transfer energi, setelah selesai isian atau transfer energi tetap ada proses belajar untuk bisa menjadi mahir dan menguasai dari masing-masing keilmuan yang menjadi bagian dari ilmu hikmah tersebut. Jadi tidak serta merta langsung bisa dan menjadi pakar atau tenaga ahli kemudian langsung bisa membuka profesi menjadi paranormal atau ahli spiritual.

Akhirnya semua kembali lagi kepada proses belajar. Demikian juga berdasarkan keilmuan para lulusan akademis tersebut juga akan bekerja berdasarkan bidang keilmuan yang disebut dengan Profesi. Meskipun untuk saat ini banyak sekali para sarjana yang lulus kuliah bekerja tidak sesuai dengan bidang keilmuan pada saat di bangku kuliah.

Dalam sebuah profesi masing-masing punya spesialisasi, sebagai contoh seperti halnya praktisi kesehatan. Praktisi kesehatan di Indonesia ada dokter, perawat dan bidan. Untuk dokter masih ada dokter umum dan dokter spesialis. Dalam bidang spesialisi kesehatan ada spesialis penyakit dalam, spesialis urologi, spesialis andrologi, spesialis anak, spesialis THT, spesialis saraf, spesialis mata, spesialis kulit, spesialis bedah mulut dan lain sebagainya. Untuk predikat ada dokter kulit, dokter kandungan, dokter gigi dan lain sebagainya.

Sama halnya dalam ilmu hikmah, masing-masing pelaku dan praktisi ilmu hikmah pasti mempunyai salah satu keahlian atau kemahiran di dalam salah satu keilmuannya. Ada yang mahir dalam ilmu pengobatan, ilmu kesaktian, kejadugan dan kadigdayan, ilmu terawangan, ilmu rajah dan lain sebagainya.

Sebagai contoh KH. Maksum Jauhari yang lebih dikenal dengan sebutan Gus Maksum dari Lirboyo Kediri beliau sangat menguasai dalam bidang ilmu kesaktian, kejadugan dan kadigdayan. Tetapi beliau kurang menguasai dalam ilmu pengobatan. Karena dari awal belajar Gus Maksum yang dipelajari adalah tentang ilmu kesaktian, kejadugan dan kadigdayan selain juga ilmu agama. Sebagai contoh lagi, pada saat saya belajar di salah satu perguruan bela diri pernafasan hasil latihan saya dengan hasil latihan teman satu perguruan saya berbeda. Saya unggul di ilmu getaran dan teman saya lebih unggul di ilmu power untuk mematahkan benda-benda keras.

Dan itu juga berlaku juga untuk praktisi spiritual atau ilmu hikmah. Mereka masing-masing pasti ahli di salah satu bidang ilmu hikmah. Tidak bisa menguasai semua bidang ilmu hikmah dan menjadi mahir, ahli atau pakar dalam semua bidang ilmu hikmah.  Mengapa bisa demikian ? Semua itu dikarenakan masing-masing orang memiliki bakat atau talenta sendiri-sendiri. Sederhana dan mudahkan jawabannya… Dan memang begitulah adanya.

Sumber  :  Rahasia Riyadhoh Ayat Kursi

Berbagilah dengan teman-teman anda tulisan ini di Facebook, Twitter, Email dan lainnya dibawah ini. Semoga menjadi keberkahan dan keberlimpahan Ridho Allah untuk kita semua.