motivasi diri-merubah nasib-merubah takdir-doa-rezeki-rejeki-sukses-uang-intan-berlian-www.riyadhohayatkursi.com

Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah artikel yang memuat tentang penelitian dari suatu lembaga penelitian luar negeri tentang jumlah orang yang sukses dan orang yang gagal dalam sebuah populasi penduduk. Dimana hasil dari penelitian tersebut menyebutkan bahwa orang yang gagal mencapai 70% dan hanya 30% saja jumlah orang sukses di dalam sebuah populasi.
Bagi orang yang memiliki sifat apatis, skeptis dan pesimis akan memilih angka 70% sebagai alasan untuk pembenaran atas kegagalan atau kondisi yang kurang baik yang saat ini sedang dialaminya. Tetapi bagi orang yang memiliki sifat optimis dan antusias tentunya akan memilih nilai 30% sebagai sebuah tantangan untuk menjadi bagian dari orang sukses.
Saya masih ingat betul bagaimana dulu salah satu teman saya pernah berkata bahwa dia akan sukses pada saat usianya sudah 40 tahun. Pada saat itu saya sempat bertanya kepada teman saya “Kalau dari sekarang bisa sukses mengapa harus menunggu usia 40 tahun?”. Teman saya menjawab bahwa itu sudah menjadi garis takdir dan garis hidupnya yang berdasarkan ramalan dan prediksi dari orang pintar yang sering dikunjungi setiap kali ada masalah. Dan setelah 15 tahun berlalu di usianya yang sudah menginjak 44 tahun sekarang ini ternyata hidup teman saya belum berubah. Tetap bekerja secara serabutan dan masih numpang hidup di rumah mertua. Bahkan biaya pendidikan dan sekolah ke enam anaknya yang menanggung mertuanya yang kebetulan pensiunan pejabat di salah satu Departemen Pemerintah.
Siapa pun berharap dan ingin menjadi orang sukses dalam segala hal, baik dalam hal keuangan, ekonomi, karir pekerjaan, profesi, rumah tangga dan dalam bidang kehidupan yang lain. Tetapi mengapa seringkali harapan tidak sesuai kenyataan?
Karena tidak semua orang MAU untuk berjuang, berusaha dan berikhtiar sebesar keinginan dan harapannya. Jadi wajar jika seringkali harapan tidak sesuai kenyataan. Contohnya seperti teman saya tersebut. Hanya dengan mempercayai apa yang di dengar tanpa mau berjuang, berusaha dan berikhtiar, kesuksesan pun tidak datang juga.
Jika anda ingin sukses, ingin merubah nasib hidup, ingin merubah takdir ada tiga hal yang harus dilakukan:
1. JANGAN PERNAH MENUNGGU dan MENUNDA. Karena kesuksesan, merubah nasib hidup, jodoh, rezeki-rejeki, mukjizat, keajaiban dan semua yang menjadi keinginan dan harapan anda itu tidak pernah Datang Sendiri. Semua yang anda inginkan dalam hidup anda itu harus DI JEMPUT. Artinya disini anda harus berjuang, berusaha dan berikhtiar sebesar harapan, keinginan dan cita-cita anda.
2. ISTIQOMAH, di dalam berjuang, berusaha dan berikhtiar harus istiqomah, berkesinambungan dan terus menerus. Karena keajaiban istiqomah ibarat tetesan air yang mampu melubangi batu besar. Jadi JANGAN PERNAH BERHENTI ! Jika anda berhenti itu sama halnya anda menyerah dan KALAH dengan diri anda sendiri.
Bukankah Allah berfirman :
“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang merubah apa-apa yang ada pada diri mereka ” (QS.13:11)
Dan firman Allah diatas terwujud di dalam Rahasia Garis Tangan anda.
3. KESEIMBANGAN, di dalam berjuang, berusaha dan berikhtiar juga harus seimbang. Selain berjuang, berusaha dan berikhtiar secara lahir juga harus diimbangi dengan ikhtiar batin yaitu dengan membaca doa dan amalan. Karena tidak ada yang dapat merubah dan menolak takdir kecuali doa. Seperti Sabda Rasulullah dalam sebuah hadist :
“ Tidak ada yang dapat merubah dan menolak takdir kecuali doa,…” (HR. At-Tirmidzi)
Dengan menjalankan ketiga hal diatas, Insha Allah apa yang menjadi harapan, keinginan dan cita-cita anda di dalam meraih kesuksesan, merubah nasib hidup, merubah takdir, jodoh, rezeki-rejeki, karir pekerjaan, profesi dan lain sebagainya akan bisa anda dapatkan.

Iklan